Photobucket

Monday, June 14, 2004


Terpaut kata dalam bimbang …
Terpaut nada dalam kelam …
Terpaut cinta dalam suka …
Terpaut kasih dalam fakta …

Namun tiada kurasakan
Terpaut pahit dalam kelamnya duka …
Terpaut kuasa dalam kekejian hati …
Atau bahkan
Terpaut iri dalam sunyi dunia ini …

Apa artinya pun, aku masih tak mengerti …
Apapun maksudnya, aku tak akan mau menggali …
Biar saja mengalir seperti itu,
Seperti air yang memuaskan dahaga …
Seperti teduh di bawah pohon ara …

Kau datang, dan kau pergi …
Namun sungguh masih ada sisa dirimu
Di hati ini …
Yang tak pernah bisa kusingkirkan,
Walaupun aku pergi ke ujung dunia terdalam sekalipun …

Ingin rasanya aku berlari di pesisir pantai …
Saat pasir-pasir putih mengalunkan nada,
Menyambut datangnya riak kecil di tepian,
Yang seakan mampu meredakan panasnya sengatan mentari …

Ingin rasanya aku berteriak memanggil namamu …
Memanggilmu yang ada di seberang sana …
Terpisah jarak dan waktu …
Terpisah jiwa dan raga,
Namun tidak dengan roh …

Hanya dengan memejamkan mata,
Dan menajamkan telinga,
Aku merasakan kehadiranmu,
Walaupun kau berada di dunia yang terujung sekalipun …

Dedicated to : my family in Date Tebet … I really love you all …

0 Comments:

Post a Comment

<< Home