Photobucket

Saturday, March 11, 2006


"Mau Tah???"

Setelah beberapa lama nggak merasakan bekerja sambil travelling, akhirnya gue harus travel juga. Kali ini, gue ke Pandaan, Surabaya. Kalo' dari Surabaya, Pandaan itu sekitar 45 menit sampai satu jam naik mobil. Letaknya deket Tretes. Gue kesana, lantaran gue mau plant visit, sekaligus trial sample untuk project yang lagi gue kerjain.

Anyway, gue take off dari Jakarta jam 8.05 pagi, dan gue check-in jam 6.15, which is kepagian, which is great. Karena, bahkan jam segitu pun, counter Batavia Air udah penuh. Yah, sudah gue check in, terus gue langsung ke lounge. Males gue ngeliat-ngeliat, ngantuk juga.

The view was great though. A view of sunrise at the airport. Gue kebetulan lagi bawa digicamnya Departemen Design dari perusahaan induk, jadi yah, gue foto aja. Salah sih gue, gambarnya jadi gelap :D. Tapi, ya nggak pa-pa.

Gue nunggu di lounge, excited. I mean, gimana yah, mungkin karena udah lama aja gue nggak seliweran di airport dan bla... bla... bla... thus, i was kinda forgotten that i like to travel a lot. But that doesn't really matter sih. Heheheheh....

So, gue finally terbang deh. Sampe' di Bandara Juanda sekitar jam 9 lewat. Gue dijemput sama orang perusahaan induk. Kalo' nggak salah, namanya Pak Radjil. Masih muda, ramah banget, berasa banget nuansa Indonesia-nya kalo' ngobrol sama dia.

Gue dijemput pake' Panther Merah *perasaan, kalo' gue dianter atau dijemput ama perusahaan, mobilnya selalu Panther, merah juga. Kenapa yah???* So, gue langsung deh dibawa ke Pandaan, via Sidoarjo.

Sepanjang jalan Sidoarjo itu, gue tertarik dengan apa yang digantung'in sama orang-orang situ *sayang, gue gak punya fotonya*. Mereka ngegantungin krupuk yang warnanya warna-warni. Menurut Pak Radjil, krupuk itu digoreng pake' pasir, which is gue langsung mikir gak habis-habisnya. Gimana juga caranya? Tapi, katanya sih enak.

"Mau tah???" tanya Pak Radjil.
"Ah, nggak Pak. Saya cuman nanya aja," gue jawab lagi sambil nyengir.
Dalam hati berpikir, "Ya ampun, Pak, saya kesini kan mau kerja, bukan buat tamasya," walaupun, i finally found out that i was also on 'holiday' :))


Sepanjang jalan, gue cuman senyum ngeliat tulisan-tulisan yang ada disepanjang jalan. Ada cenil, gempo, klepon, macem-macem deh. Most of it, i'm surely never heard of. Tapi, gue seneng. Seneng dalam artian, gue ngeliat sesuatu yang baru. Sesuatu yang bisa membuat gue untuk datang lagi, turun dari mobil dan meraih itu semua hanya supaya gue puas.

Dua hari di Pandaan, gue merasa disegar'in, walaupun gue juga kecewa karena jadwal yang gue persiapkan jadi berantakan, lantaran kapasitas lab yang gue bayangkan, ternyata tidak sama seperti realita, jadinya, gue nggak terlalu banyak nge-run eksperimen.

Gue balik lagi ke Jakarta dengan memiliki begitu banyak pengetahuan, seperti:
1. Biaya hidup di Surabaya (Pandaan maksud gue) itu cukup rendah (dibanding Jakarta lhooo) dan cukup terjangkau. Thus, dengan pendapatan yang se-gue sekarang, gue bisa hidup amat sangat tenang.
2. Begitu banyak makanan Surabaya yang gue nggak tahu, padahal itu adalah makanan andalannya yang luar biasa enaknya (contoh aja ote-ote, ayam penyet, bakwan penyet, etc. penyet, berbagai macam rujak, rujak cingur, rujak soto, rujak manis, dan rujak-rujak lainnya, etc.)
3. Orang Surabaya juga 'konsumtif' dalam pemakaian cabai *selama dua hari gue disitu, gue makannya cabe melulu, enak banget pula =P~*
4. dan lain sebagainya :D


Gue nggak akan ngelupain plant visit gue ke Pandaan kemaren. Bukan karena apa-apa yah, tapi karena dalam plant visit itu, gue juga menemukan apa yang sebenarnya gue suka, supaya gue bisa lebih mengerti andaikan gue nanti harus interview for another job. That's the most important thing, right? To know what you really want in life ;)

Mau tah???

ime'...

5 Comments:

Anonymous macchiato said...

ote-ote apakah itu?

hehee

9:31 AM  
Blogger Mang Q said...

waduh me,
cerita jalan-jalan elo menyiksa gue karena kerjaan gw sekarang gak ada jalan-jalannya lagi.

I really miss flying and driving. So miss it i impulsely book a flight with AirAsia and now I'm confuse how to use that ticket.

7:55 PM  
Blogger merlyna lim said...

wah makanannya kayaknya asik.... penyet2an dan rujak2an...
btw, kalo penyet rujak atau rujak penyet ada ngga?

11:22 AM  
Blogger ime' said...

[macchiato]
ote-ote itu mirip kayak bakwan udang, yang bentuknya mangkok gitu. tapi, didalemnya juga ada dagingnya. enak deh :P

[Mang Q]
yuk jalan-jalan, backpacking :P

[Teteh Mer]
asik banget teh, enaaaakkkkkkkk :P sok atuh ke Surabaya :P lekah lekah ma' nyess :P

9:43 AM  
Blogger keluarga traa said...

imee.. jawa timur itu endah lo...orangnya banyakan keras tp gak mbendhol mburi laah dan rada2 chauvinistisch juga hihihi.. coba deh maen ke jember or banyuwangi. waah.. itu ejo-ejo kabeh sepanjang jalan. yg jual pisang masih pake pikulan, topi koboy jawa dan badannya masih ada bau2 tanah abis mereka langsung datang dari kebon.
ach jaa.. jawa in algemeen endah kok.. coba aja ke pelosok2.. ikkeh sih seneng banged travelling ke pelosok., masih asli bow..

2:19 PM  

Post a Comment

<< Home