Photobucket

Friday, December 15, 2006


Yogyakarta...

Terakhir gue ke kota yang satu ini, sekitar tahun 2004, di musim panas versi Eropa, bersama bule-bule Belanda (sama Swedia satu) dan 'mencoba' untuk membuang-buang uang disitu.

Lalu kemudian, gue terbang lagi ke kota tersebut hari Selasa yang lalu.

Kota ini nggak berubah, cuman gue yang berubah. Well, setidaknya, tempat penginapan gue berubah; dari sebuah 'penginapan puluhan ribu' ke sebuah 'penginapan ratusan ribu'. Intensi gue untuk bertandang ke tempat yang satu ini pun berubah, dari sekedar hura-hura, menjadi pemerasan keringat (dan perut); dan berbagai hal yang lainnya.

Waktu kemaren gue ke Yogya, gue nggak terlalu menikmati kota-nya; tapi gue menikmati desanya. Gue menikmati waktu gue bertandang ke salah satu desa yang menjadi 'garapan' dari temen-temen gue di Yogya, yang mana, kita berusaha untuk membawa 'garapan' ini ke sebuah jaringan di daerah Afrika sana, untuk ditindaklanjuti prospeknya.

Yogya nggak pernah berubah. Beribu-ribu harapan buat kota ini ada di hati gue; supaya becak tidak dihilangkan sebagaimana di Jakarta sudah dihilangkan bertahun-tahun yang lalu; dan supaya, dupa-nya diperkecil, lantaran gue suka sesek napas kalo' gue lagi berkunjung ke salah satu tempat penjualan batik (read: celana tidur :D).

Yogya, i hope to see you again :) don't you miss me already? (sapa loh?)

ime'...

1 Comments:

Anonymous vidya said...

oy Me... dari YK tho... Pantesan ga ada posting. Kalo daku sih di rumah aja, cuman ga sempet posting2 hehehe :-)

6:18 AM  

Post a Comment

<< Home