Photobucket

Wednesday, June 03, 2015


(5/52) What to do if You're in My Shoes?

Gue memang nggak terlalu jago banget deh soal konsistensi. Pertama di #project365 dan kedua di #project52 ini. Tapi, gue memutuskan supaya gue nggak terlalu keras sama diri gue sendiri, so am taking it light deh. I have so many things yang menurut gue lebih penting untuk dipikirkan dan dilakukan. Di rumah aja gue udah kesal luar biasa karena apparently ada yang korslet dan nggak ada satu pun orang yang ngeh soal itu di rumah. Kesal luar biasa sih gue, tapi ya mau gimana lagi ya?


Gue juga mengalami totally blank di beberapa hal. Kerjaan gue, menurut gue nggak berbuah, dan tambah membuat gue frustrasi, membuat gue seriously pengen give up. Kalau misalnya tau akan dikali nol, lebih baik nggak mengajukan ide, right? Gue paling kesal sih memang kalau misalnya udah di atas angin, terus tiba-tiba di-drop begitu aja tanpa ada alasan atau pemikiran lainnya. Nggak ada kejelasan sama sekali tentang gimana mau move forward. Mendingan nggak usah dikasih 'janji-janji' di depan sama sekali, iya nggak sih? Tapi, gimana pun juga, gue berusaha untuk mempersiapkan diri gue supaya gue sendiri nggak ada celah. Jadi, gue memutuskan untuk membuat Eecutive Summary-nya hari ini.

Berusaha banget untuk bangkit deh gue. Tapi, sulitnya minta ampun. Lucunya, kalau elo ada di bawah begini, most of the time, elo akan diminta untuk membagikan sesuatu out of your life, to be sort of like a lesson learned for others. Lebih lucu lagi, lesson learned itu maunya untuk bisa menyemangati orang to hang on in their position. Lucu, funny, hilarious. Gue pribadi maunya setengah-setengah.

Tapi, gue belajar satu hal, mungkin memang gue kurang bisa mengatur waktu gue dengan baik, ketika gue banyak kerjaan di kantor dan ketika gue nggak ada kerjaan sama sekali. Kalau misalnya nggak ada kerjaan sama sekali, sebenarnya gue lebih suka ada di rumah. Nggak perlu berdesak-desakan di kereta yang bikin nyolot dan panas hati gue pagi-pagi, save some travel cost (lumayan biaya ojek gue itu Rp. 50.000/hari. Gue bisa dapet 6 somay dan 1 paket lumpia dari Pastelia yang wuenakk ituh!), save time, dan gue bisa melakukan apa aja yang gue mau.

Gue berusaha banget untuk mensyukuri apa yang gue punya, apa yang bisa gue lakukan, dan masih terus belajar untuk menguapkan rasa bosan gue. Tapi, satu hal yang gue yakin banget, bahwa punya teman untuk diskusi itu, membantu banget kreativitas gue.

I wish I have more friends to discuss about things; susah lho cari teman yang visioner dan punya mimpi. Walaupun saat ini, gue cuman pengen ngendon di rumah dan baca buku, atau nonton film. Atau lari pagi sama refleksi kaki. Pokoknya semua yang berhubungan dengan pijat memijat deh. 

Now, I simply haven't gotten any grip of anything at all...

Mungkin, gue harus embrace that fact and enjoying it?

ime'...

Labels: , , ,

0 Comments:

Post a Comment

<< Home